Kampung Cerita Nunukan, Upaya Pemuda Tidung Pertahankan Jati Diri dan Lestarikan Budaya Lokal — SMK Negeri 1 Nunukan
SMK Negeri 1 Nunukan
Siap Kerja, Santun
Mandiri, Kreatif
🌾 Budaya & Literasi
Kampung Cerita Nunukan, Upaya Pemuda Tidung Pertahankan Jati Diri dan Lestarikan Budaya Lokal
Sinergi Komunitas dan Sekolah Hidupkan Kembali Akar Budaya Tidung
1
📍 Latar Belakang
📸 Kampung Cerita Nunukan — gerakan literasi dan pendidikan berbasis budaya lokal Suku Tidung.
Di tengah derasnya arus globalisasi, masyarakat Suku Tidung Nunukan menghadapi ancaman berkurangnya penggunaan bahasa ibu dan minimnya pemahaman generasi muda terhadap sejarah serta nilai-nilai budaya leluhur.
Bagi masyarakat Tidung, melupakan bahasa ibu merupakan pantangan terbesar. Namun kenyataannya, sebagian generasi muda saat ini semakin akrab dengan budaya luar dan teknologi modern dibandingkan cerita perjuangan, keberanian, serta kearifan nenek moyang mereka sendiri.
Berangkat dari keprihatinan tersebut, sejumlah pemuda dan pegiat budaya di Nunukan berinisiatif menghadirkan program pelestarian budaya melalui gerakan literasi dan pendidikan berbasis budaya lokal bernama Kampung Cerita.
Sekilas Program
🌱
Penggagas
Herison, S.Pd bersama tim Pengembangan Seni dan Budaya Suku Tidung Kabupaten Nunukan
🤝
Mitra Utama
Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Muyag Bagu Nunukan
📍
Lokasi
Wilayah Tunon Taka, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara
🎓
Sasaran Peserta
Pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK/MA
2
🎭 Sekolah Budaya: Kelas, Jadwal, dan Mitra
Melalui konsep Kampung Cerita, kegiatan ini berkolaborasi dengan sejumlah perpustakaan sekolah untuk memperkuat budaya literasi sekaligus menjadi wadah pembelajaran budaya lokal dalam program bernama Sekolah Budaya.
🏫
Kolaborasi
Perpustakaan Sekolah Mitra
Konsep Kampung Cerita dikembangkan bersama Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Muyag Bagu Nunukan dan berkolaborasi dengan sejumlah perpustakaan sekolah untuk memperkuat budaya literasi sekaligus menjadi wadah pembelajaran budaya lokal.
SMKN 1 Nunukan
SMPN 1 Nunukan
SMPN 2 Nunukan
SMAN 3 Nunukan
Tujuan: mendukung pengembangan ekstrakurikuler muatan lokal di berbagai jenjang pendidikan, mulai dari SD, SMP, SMA/SMK/MA hingga perguruan tinggi.
🎨
Materi Pembelajaran
Kelas-Kelas Budaya Tidung
Sekolah Budaya memperkenalkan berbagai aspek kehidupan masyarakat Tidung, disampaikan dalam bentuk kelas-kelas budaya yang dilaksanakan secara bergantian dan fleksibel setiap pekannya.
🎉 Adat & Permainan
Adat Istiadat dan Permainan Tradisional
Mengenalkan nilai-nilai adat serta permainan tradisional khas masyarakat Tidung kepada generasi muda.
🍲 Kuliner & Busana
Kuliner Khas dan Pakaian Adat
Memperkenalkan kuliner khas serta pakaian adat Tidung sebagai bagian dari identitas budaya.
🎶 Musik Tradisional
Alat Musik Tradisional Tidung
Pengenalan dan praktik penggunaan alat musik tradisional khas Suku Tidung.
💃 Seni Tari
Tari Japin Tidung dan Tari Kreasi
Pelestarian Tari Japin Tidung serta pengembangan berbagai tari kreasi Tidung.
🗓️
Waktu Kegiatan
Setiap Sabtu & Minggu
Kegiatan Sekolah Budaya direncanakan berlangsung setiap Sabtu dan Minggu, pukul 14.00 – 18.00 WITA, dengan pembagian kelas sesuai kelompok usia dan materi pembelajaran. Kegiatan dipandu oleh tim pengajar yang berpengalaman dan memiliki kompetensi di bidang seni serta budaya.
Harapan: generasi muda Nunukan tidak hanya mengenal budaya Tidung sebagai bagian dari sejarah, tetapi mampu menjadikannya identitas yang membanggakan dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
🤝
Pendukung Program
Sanggar Seni dan Tokoh Budaya
Untuk memperkuat pelaksanaan program, panitia menjalin kerja sama dengan sejumlah sanggar seni di Nunukan:
Nunukan Etnika
Sari Art Project
Busak Malay
Bebilin Taka Nunukan
Sejumlah tokoh budaya dan pendidik Tidung turut ambil bagian dalam program ini:
Arbain, S.Pd
Amilia, S.Pd
Siti Sabariah, S.Pd
Irfan, S.Pd
Bersama sejumlah pegiat budaya lainnya yang berkomitmen menjaga warisan leluhur agar tetap hidup di tengah masyarakat.
📷
Dokumentasi
Kegiatan Kampung Cerita
3
💬 Menjaga Warisan, Menumbuhkan Identitas
🌾
Suara Penggagas
"Kampung Cerita bukan sekadar ruang belajar, tetapi juga ruang bertemunya generasi muda dengan akar budayanya sendiri. Melalui literasi dan pendidikan budaya, kami berharap nilai-nilai luhur masyarakat Tidung tetap hidup dan berkembang di masa depan." — Herison
Semangat Anak Muda Menjaga Identitas Budaya Daerah
Dengan hadirnya Kampung Cerita dan Sekolah Budaya, masyarakat Nunukan optimistis bahwa upaya pelestarian budaya Tidung dapat berjalan lebih terarah. Program ini menjadi bukti bahwa semangat anak muda dalam menjaga identitas budaya daerah masih terus tumbuh dan menjadi harapan bagi keberlangsungan warisan budaya lokal di perbatasan Indonesia.
Kampung Cerita Nunukan — Merawat Bahasa, Menghidupkan Budaya.