Aula SMKN 1 Nunukan berubah menjadi ruang penuh semangat selama lima hari, mulai 6 hingga 10 Juli 2026. Di sanalah, ratusan calon murid baru menjalani Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Ramah Tahun Pelajaran 2026/2027 — langkah awal yang dirancang bukan sekadar sebagai seremoni penyambutan, melainkan sebagai fondasi karakter dan pengenalan dunia vokasi bagi generasi baru sekolah ini.
Mengusung konsep MPLS Ramah, seluruh rangkaian kegiatan dilaksanakan dalam suasana yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan. Tidak ada lagi kesan MPLS yang menegangkan; yang ada justru aktivitas edukatif yang dikemas secara interaktif, agar calon murid baru memperoleh pengalaman pertama yang positif sebagai bagian dari keluarga besar SMKN 1 Nunukan.
Calon murid baru antusias mengikuti sesi pengenalan lingkungan dan budaya sekolah
Pelaksanaan MPLS bertujuan membantu calon murid baru beradaptasi dengan lingkungan fisik sekolah, mengenal sarana dan prasarana, serta memahami tata tertib dan budaya sekolah sehingga mereka merasa nyaman dan siap mengikuti proses pembelajaran. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai kurikulum yang diterapkan di SMKN 1 Nunukan, struktur mata pelajaran, metode pembelajaran, serta pengenalan program-program keahlian yang menjadi ciri khas pendidikan vokasi.
MPLS juga menjadi wadah eksplorasi awal bagi peserta didik untuk mengenali minat dan bakat melalui pengenalan berbagai kegiatan ekstrakurikuler dan organisasi kesiswaan. Dengan demikian, murid baru diharapkan mampu mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik secara seimbang selama menempuh pendidikan di SMKN 1 Nunukan.
Rangkaian Kegiatan MPLS Ramah
Tidak hanya berfokus pada pengenalan lingkungan sekolah, MPLS Ramah tahun ini juga membiasakan peserta menerapkan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, yaitu program penguatan karakter yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Pembiasaan tersebut diwujudkan melalui berbagai aktivitas positif, seperti membangun kedisiplinan, menjaga kebersihan, menumbuhkan sikap saling menghargai, serta sarapan bersama sebagai upaya membangun pola hidup sehat sebelum mengikuti rangkaian kegiatan.
Sebagai sekolah vokasi, SMKN 1 Nunukan juga memberikan kesempatan kepada calon murid baru untuk mengikuti praktik di masing-masing program keahlian. Melalui kegiatan ini, peserta dapat mengenal secara langsung kompetensi yang akan dipelajari, fasilitas praktik yang dimiliki sekolah, serta pengalaman belajar yang akan mereka jalani sesuai bidang keahlian pilihan.
Selama lima hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi penguatan karakter dan wawasan yang lengkap — dari pengenalan sekolah hingga bekal menghadapi dunia kerja:
Dalam sambutannya, Kepala SMKN 1 Nunukan mengajak seluruh calon murid baru untuk mengikuti seluruh rangkaian MPLS dengan sungguh-sungguh sebagai bekal penting selama menempuh pendidikan di sekolah.
"Ikutilah seluruh rangkaian kegiatan MPLS sampai selesai karena setiap materi yang diberikan akan menjadi bekal bagi kalian selama belajar di SMKN 1 Nunukan. Bangun kebiasaan hidup sehat dengan menjauhi rokok dan berbagai perilaku negatif lainnya. Jadilah generasi yang disiplin, berkarakter, serta terus berkarya sebanyak-banyaknya agar mampu mengharumkan nama sekolah, keluarga, dan daerah melalui prestasi serta inovasi yang kalian hasilkan."
Senada dengan itu, Ketua Panitia MPLS menyampaikan bahwa konsep MPLS Ramah 2026 dirancang untuk memberikan pengalaman pertama yang menyenangkan sekaligus membangun karakter positif peserta didik baru.
"MPLS Ramah tahun ini kami hadirkan agar seluruh calon murid baru memperoleh pengalaman yang positif, aman, dan menyenangkan saat memasuki lingkungan sekolah. Selain pengenalan budaya sekolah, peserta juga mendapatkan pembekalan mengenai Stop Bullying, Anti Narkoba, motivasi dunia kerja, serta talkshow bersama alumni yang diharapkan mampu memberikan inspirasi dan semangat dalam meraih cita-cita."
Semoga langkah pertama ini menjadi bekal untuk terus tumbuh, berkarya, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja maupun dunia usaha.