Seragam Putih Abu-Abu
Pada hari Senin, seluruh peserta didik menggunakan seragam nasional putih abu-abu sebagai simbol kedisiplinan dan semangat dalam memulai kegiatan belajar di awal pekan.
Disiplin berbusana merupakan bagian dari pembentukan karakter, tanggung jawab, budaya sekolah, dan kebanggaan sebagai warga SMKN 1 Nunukan.
Penggunaan seragam yang tertib dan sesuai ketentuan bukan hanya mencerminkan kerapian penampilan, tetapi juga menunjukkan karakter pelajar yang disiplin, bertanggung jawab, dan bangga terhadap identitas sekolah.
Dalam rangka menumbuhkan kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun identitas peserta didik, SMK Negeri 1 Nunukan menetapkan jadwal penggunaan seragam sekolah yang wajib dipatuhi oleh seluruh peserta didik.
Setiap jenis seragam memiliki makna tersendiri, mulai dari simbol kedisiplinan, profesionalisme, pelestarian budaya daerah, hingga penanaman nilai kepemimpinan dan kebersamaan.
Pada hari Senin, seluruh peserta didik menggunakan seragam nasional putih abu-abu sebagai simbol kedisiplinan dan semangat dalam memulai kegiatan belajar di awal pekan.
Pada hari Selasa dan Rabu, peserta didik mengenakan seragam PDH sebagai identitas khas SMK Negeri 1 Nunukan yang mencerminkan sikap profesional, disiplin, dan kesiapan dalam pembelajaran kejuruan.
Penggunaan seragam batik bertujuan untuk menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah serta melestarikan kearifan lokal Kalimantan Utara. Seragam ini juga digunakan setiap tanggal 25 sebagai bentuk penghormatan dan peringatan Hari Jadi Provinsi Kalimantan Utara.
Seragam Pramuka digunakan untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, kepemimpinan, tanggung jawab, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sekolah.
Pada saat kegiatan olahraga dan kebersihan lingkungan sekolah, peserta didik menggunakan seragam olahraga resmi SMKN 1 Nunukan agar tetap rapi, nyaman, dan sesuai dengan aktivitas pembelajaran jasmani.